MENU

Bintang Cendekia Gelar Khataman dan Imtihan Al-Qur’an Metode Ummi

Bintang Cendekia Gelar Khataman dan Imtihan Al-Qur’an Metode Ummi

bintangcendekia.sch.id | PEKANBARU – Sebanyak 71 siswa SD Islam dan Leadership Bintang Cendekia, Pekanbaru mengikuti Khataman dan Imtihan Al-Qur’an Metode Ummi, Sabtu (13/4) lalu. Kegiatan yang yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Grand Suka ini diikuti oleh siswa, guru juga wali murid, dan langsung dipandu Ustaz Mustaqim, Trainer Ummi Pusat dari Surabaya.

Kegiatan Khataman dan Imtihan ini merupakan uji publik siswa di depan khalayak atau orang tua, yang telah berhasil lulus mengikuti munaqasyah tartil, fashahah, ghorib, teori juga mengurai tajwid dan tahfidzh juz 30.

Dalam sambutannya, Kepala SD Islam dan Leadership Bintang Cendekia, ibu Nur Amanah menyampaikan bahwa banyak proses yang dilalui para siswa untuk dapat mengikuti tahapan khataman dan imtihan Al-Qur’an metode ummi ini.

“Ini adalah prestasi besar anak-anak kita, Khataman dan Imtihan adalah sebagai bukti ananda telah tuntas mengikuti proses pembelajaran Al-Qur’an Metode Ummi dengan baik. Dari belajar Ummi jilid satu hingga belajar ghorib dan teori tajwid, hingga mereka lulus ujian munaqasyah tartil dan tahfidzh juz 30,” jelas ibu Amanah.

Disampaikan juga bahwa tahun sebelumnya hanya dapat melaksankan khataman dan imtihan tartil Al-Qur’an yang diikuti 35 siswa. Sedangkan tahun ini, Bintang Cendekia berhasil menggelar untuk dua kategori, tartil dan tahfidzh Al-Qur’an juz 30 yang diikuti dari siswa kelas empat, lima dan enam.

Kegiatan yang berlangsung hingga siang ini juga dihadiri perwakilan Yayasan Bintang Cendekia, ibu Irma Hafida Rachman. Dalam kesempatan ini, ibu Irma menyampaikan bahwa agenda rutin ini adalah komitmen Bintang Cendekia yang sangat mendukung dan menjadikan siswa untuk selalu cinta pada Al-Qur’an dan Islam. 

“Mari kita contoh para ilmuan Islam, Ibnu Sina, Al-Farabi, Al-Kawarizmi dan ilmuan muslim lainnya yang hafal Al-Qur’an. Dengan menghafal Al-Qur’an kecerdasan anak-anak akan sangat bagus, juga ini adalah titik awal anak-anak untuk menjadi hafizh Al-Qur’an 30 juz,” tuturnya. (Tim Media BC)

KOMENTAR