MENU

Tujuh Puluhan Siswa SD Islam dan Leadership Bintang Cendekia Ikuti Munaqasyah Al-Qur’an Metode Ummi

Tujuh Puluhan Siswa SD Islam dan Leadership Bintang Cendekia Ikuti Munaqasyah Al-Qur’an Metode Ummi

bintangcendekia.sch.id | PEKANBARU –  Sebanyak 70 Siswa siswa SD Islam dan Leadership Bintang Cendekia mengikuti Munaqasyah Al-Qur’an Metode Ummi. Munaqasyah ini yang kedua kalinya di ikuti oleh siswa Bintang Cendekia, Kamis (28/3) di Aula Bintang Cendekia, Pekanbaru.

Dalam program munaqasyah ini, siswa diuji tartil (kelancaran) bacaan Al-Qur’annya dan sekaligus dengan kefasihan hurufnya. Selain itu, mereka juga diuji materi ghoroibul qur’an (bacaan yang aneh) atau lafazh yang beda dari tulisannya, yang terdapat dalam Al-Qur’an, termasuk mengurai toeri tajwid yang langsung dibaca dalam ayat Al-Qur’an. Selain itu, para siswa juga mengikuti munaqasyah tahfizh juz 30.

Para munaqisy atau penguji terdiri dari Ummi Foundation, Surabaya, Ummi Daerah, Pekanbaru, dan internal sekolah. Munaqasyah ini langsung di bawah bimbingan dan pengawasan Ummi Foundation yang berpusat di Surabaya.

Menurut Koordinator Al-Qur’an dan Diniyah SD Islam dan Leadership Bintang Cendekia, Ustadz Abdul Hafiz SThI, program ini merupakan cara melihat hasil capaian akhir, dan ketuntasan pembelajaran Al-Qur’an di lembaga pengguna Metode Ummi, termasuk Bintang Cendekia yang hampir sepuluh tahun memakai metode ini. 

“Maka program munaqasyah ini dianggap penting sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas mutu pembelajaran Al-Qur’an di sekolah kita, dan lembaga lain sebagai pengguna metode mudah membaca Al-Qur’an ini,” tutur ustadz Hafiz.

Ustadz Hafiz menyebutkan, bahwa anak-anak yang ikut serta dalam munaqasyah ini adalah mereka yang sudah menyelesaikan tahapan pembelajaran Al-Qur’an dalam Metode Ummi. Karena itu, dengan persiapan yang sudah dilakukan, selaku koordinator Al-Qur’an, dirinya berharap para siswa mendapatkan nilai yang terbaik, dan lulus serta dapat mengikuti tahapan selanjutnya, Khotaman dan Imtihan Al-Qur’an Metode Ummi, yang mana hal ini adalah uji publik untuk para siswa yang lulus nantinya. (Tim Media BC)

KOMENTAR